Kalau ngomongin sepak bola, pasti yang kebayang langsung olahraga dengan aturan ketat, wasit yang sigap, dan pemain yang harus hati-hati biar nggak kena kartu merah. Tapi, gimana kalau ada sepak bola yang justru mengizinkan perkelahian, bantingan, dan bahkan pukulan? Kenalin, Calcio Fiorentino, olahraga klasik dari Italia yang lebih mirip campuran antara sepak bola, rugby, dan gulat bebas!
Apa Itu Calcio Fiorentino?
Calcio Fiorentino (atau Calcio Storico) adalah olahraga tradisional dari Florence, Italia, yang sudah dimainkan sejak abad ke-16. Olahraga ini dianggap sebagai pendahulu dari sepak bola modern, tetapi dengan aturan yang jauh lebih brutal. Bayangkan sepak bola, tapi pemain boleh bertarung satu lawan satu, dan wasit cuma ikut campur kalau keadaan benar-benar kacau.
Calcio Fiorentino dimainkan di lapangan berpasir dengan dua tim yang masing-masing berisi 27 pemain. Tujuannya? Memasukkan bola ke gawang lawan sebanyak mungkin dalam waktu 50 menit, sambil mengalahkan pemain lawan dengan segala cara yang mungkin.
Sejarah Singkat Calcio Fiorentino
Calcio Fiorentino pertama kali dimainkan di Piazza Santa Croce, Florence, pada abad ke-16. Awalnya, olahraga ini hanya dimainkan oleh bangsawan dan prajurit sebagai latihan fisik dan strategi pertempuran. Bahkan, beberapa Paus dari keluarga Medici tercatat pernah ikut bermain!
Namun, seiring berkembangnya waktu, olahraga ini sempat menghilang pada abad ke-18 karena dianggap terlalu kasar. Untungnya, di tahun 1930-an, Calcio Fiorentino dihidupkan kembali sebagai bagian dari festival tahunan Festa di San Giovanni. Sampai sekarang, tradisi ini masih berlangsung di Florence setiap bulan Juni.
Aturan Permainan yang Unik dan Brutal
Buat yang penasaran gimana aturan mainnya, berikut beberapa hal yang membedakan Calcio Fiorentino dari sepak bola biasa:
1. 27 Pemain Per Tim
Setiap tim punya 27 pemain, yang terdiri dari:
- 4 penjaga belakang (“Datori Indietro”)
- 3 gelandang (“Sconciatori”)
- 5 penyerang (“Innanzi”)
- 15 petarung (“Calciante”) – ya, tugas mereka memang buat berantem!
2. Boleh Berantem, Tapi Ada Batasnya
Dalam permainan ini, pemain boleh memukul, menendang, membanting, dan menyerang lawan, tapi ada aturan yang harus diikuti:
- Nggak boleh menyerang dari belakang.
- Nggak boleh melakukan serangan berkelompok ke satu pemain.
- Nggak boleh menyerang pemain yang sudah jatuh.
- Nggak boleh pakai senjata (tentu saja!).
3. Lapangan dan Durasi Pertandingan
- Permainan dimainkan di lapangan berpasir yang panjangnya sekitar 80 meter dan lebarnya 40 meter.
- Setiap pertandingan berlangsung selama 50 menit tanpa istirahat.
4. Mencetak Gol
Gol dalam Calcio Fiorentino disebut “Caccia“. Tim yang berhasil memasukkan bola ke gawang lawan mendapatkan 1 poin. Tapi, kalau mereka gagal dan bola melewati garis belakang tanpa masuk gawang, lawan mendapatkan setengah poin.
Festival Calcio Fiorentino: Perang Antar Distrik!
Setiap tahun, pertandingan Calcio Fiorentino dimainkan dalam festival Festa di San Giovanni di Florence. Empat distrik utama di Florence bertanding satu sama lain dalam turnamen knockout:
- Santa Croce (Biru)
- Santo Spirito (Putih)
- Santa Maria Novella (Merah)
- San Giovanni (Hijau)
Pemenangnya akan mendapatkan penghargaan berupa sapi Chianina yang sangat dihormati dalam budaya Italia, serta status sebagai tim terkuat di Florence!
Mengapa Calcio Fiorentino Masih Eksis?
Meskipun terdengar ekstrem, olahraga ini tetap bertahan dan bahkan semakin populer. Ada beberapa alasan mengapa Calcio Fiorentino masih eksis hingga sekarang:
1. Tradisi Kuat di Florence
Orang Florence sangat bangga dengan sejarah dan tradisi mereka, termasuk Calcio Fiorentino. Setiap tahun, ribuan orang datang untuk menyaksikan pertandingan ini secara langsung.
2. Daya Tarik Wisata dan Media
Semakin banyak media internasional yang meliput Calcio Fiorentino, menjadikannya salah satu daya tarik unik bagi wisatawan yang datang ke Italia.
3. Adrenalin dan Keunikan Permainan
Olahraga ini menawarkan kombinasi antara kekuatan fisik, strategi, dan keberanian yang nggak ditemukan dalam olahraga lain. Banyak orang tertarik menonton (meskipun belum tentu mau ikut main!).
Perbedaan Calcio Fiorentino dengan Sepak Bola Modern
Meski sering disebut sebagai “nenek moyang sepak bola modern”, ada banyak perbedaan antara Calcio Fiorentino dan sepak bola biasa:
Calcio Fiorentino | Sepak Bola Modern |
---|---|
27 pemain per tim | 11 pemain per tim |
Berantem diperbolehkan | Berantem dilarang (bisa kena kartu merah) |
Tidak ada aturan offside | Ada aturan offside |
50 menit tanpa istirahat | 90 menit dengan dua babak |
Bola boleh dipegang dan dilempar | Bola hanya boleh ditendang (kecuali kiper) |
Apakah Calcio Fiorentino Cocok Jadi Olahraga Global?
Meskipun brutal, beberapa orang berpikir Calcio Fiorentino bisa menjadi olahraga internasional. Namun, ada beberapa kendala yang membuat olahraga ini sulit untuk diperkenalkan ke dunia:
- Risiko Cedera Tinggi – Dengan aturan yang membolehkan perkelahian, cedera serius sangat umum terjadi.
- Bukan Olahraga yang Bisa Dimainkan di Mana Saja – Dibutuhkan pemain dengan fisik yang sangat kuat dan terlatih.
- Kultur dan Tradisi – Olahraga ini sangat erat kaitannya dengan budaya Florence, sehingga sulit untuk dipisahkan dari sejarahnya.
Baca Juga : Hornussen: Olahraga Nasional dari Swiss
Calcio Fiorentino adalah olahraga unik yang menggabungkan kekuatan, strategi, dan tradisi dalam satu permainan brutal. Meski nggak setenar sepak bola modern, olahraga ini tetap bertahan sebagai bagian dari budaya Florence dan menarik perhatian dunia.
Buat yang suka olahraga ekstrem dan penuh aksi, Calcio Fiorentino bisa jadi tontonan yang wajib masuk bucket list. Tapi kalau mau ikut main? Hmm… pastikan dulu kamu siap buat jatuh, dipukul, dan dihajar tanpa ampun!